
Batam,24 Pebruari 2009
Pesawat Lion Air JT 972 yang membawa 162 penumpang dari Medan roda depannya tak bisa keluar dan mendarat darurat di Bandara Hang Nadim, Senin (23/2) sekitar pukul 19.15 WIB. Sebelum mendarat, pesawat sempat berputar di udara delapan kali hampir dua jam.
Pesawat ini terbang dari Bandara Polonia sekitar 16.00 WIB, tertunda tiga jam dari jadwal semula, sekitar pukul 12.55 WIB. Dijadwalkan pesawat tiba di Batam pukul 17.35 WIB. Sebelum tinggal landas, pesawat dalam kondisi baik. Seluruh panel dalam kokpit berfungsi dengan baik. Penerbangan berjalan normal.
Lagi2 kecelakan pesawat terjadi,kenapa?dari beberapa kecelakaan pesawat yang permah terjadi kebanyakan dikarnakan kerusakan sistem atau mesin pesawat,hal ini sungguh sangat mencoreng dunia penerbangan Indonesia,kenapa tidak hampir semua pesawat milik jasa penerbangan indonesia bekas pakai (SEKEN).yang mana mungkin setelah dipakai oleh negara lain yang mana pesawat itu sudah tidak layak pakai.ternyata..ternyata..ternyata indonesia membelinya dan digunakan untuk jasa transfortasi...wah..wah..apa pemerintah tidak kwatir dengan keselamatan nyawa manusia.apakah tidak ada peraturan tentang penerbangan,sejauh mana layaknya pesawat itu bisa mengudara.Apa negara Kita benar2 miskin untuk membeli pesawat yang bermutu bagus (tidak Seken).
Tentu tidak..kita harus berpikir positif terhadap pemerintah kita dalam hal ini saya rasa pemerintah juga dalam usaha melakukan perbaikan sistem,bagaimana penerbangan indonesia lancar gak adalagi faktor kerusakan pesawat pada saat mengudara,sehingga juga membuat nyaman orang yag menggunakan jasa penerbangan,sempat pesawat2 indonesia dilarang terbang dieropa itukan hal yang merugikan,bahkan memalukan.hanya dikarnakan kondisi pesawat indonesia kurang bagus.semoga Kejadian LION air ini menjadi teguran guna memperbaiki sistem penerbangan indonesia.
thanks wasalam.
Batam,23 Februari 2009
sifat syirik seolah2 sudah mendarah daging dalam kehidupan manusia pada saat ini,yang mana menyakini banhwa ada kekuatan yang melebihi kekuatan allah sang pencipta,bawasanya keteika kita sudah berpikiran seperti itu maka kita dikatalah syirik (mengyekutukan allah.contohnya seorang bocal yang katanya mrndapat kesaktian melalui batu (ponari namanya),yang mana batu tersebut bisa menyembuhkan segala macam penyakit...ada2 saja!!.hal yang tidak masuk akal tetapi banyak manusia dari berbagai penjuru datang meminta celupan batu kedalam air,yang dicelupkan oleh ponari...bahkan bocah itu menjadi kaya mendadak karna membuka praktek kesyirikan dirumahnya dengan batu itu.
Entah darimana batu itu berasal tapi jelas itu yang dinamakan syirik,meyakini sebuah kekutan yang besar dibandingkan kekutan allah..kalau kita pikir2 apakah mungkin bocah sekecil itu paham akan syirik,nah yang salah siapa? dan yang bodoh siapa?kalau saya menilai yang salah dan yang bodoh itu adalah orang yang percaya akan kekuatan batu itu,sebelum itu apakah orang yang sudah minum air celupan batu ponari sakitnya sembuh? gak tebuktikan....hanya orang yang bodoh (atau tidak berpendidikan saja yang melakukan itu atau orang yang buta akan agama.jadi yang perlu kita waspadai saat ini..harus lebih berpikir cerdas jangan mudah tertipu,dan harus yakin kekuatan allah diatas segalanya,tiada kekutan yang mampu menandingi kekutan allah diatas segalanya.dan waspada terhadap penipuan2 berkedok ponari.
karna apa percaya = orang yang bodoh.
thank's wasalam
Batam,22 Februari 2009
Bahwa untuk Meraih kemenangan(kesuksesan) manusia sebagai ciptaan allah SWT tidak bisa hidup sendiri atau berjuang secara pribadi,karana manusia merupan mahluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri tampa bantu orang lain.saya mengambil tiga pernyataan yang terjadi dimuka bumi ini.
kalau saya memandang dari segi keluasan
1.materi (A)
2.kehidupan (B)
3.manusia (C)
yang mana ketiga point ini sangat erat hubungannya kalau kita memandangnya dalam segi (luas) yang mana materi menjadi tujuan utama dari manusia,apakah benar? manusia bekerja guna mendapatkan imbalan untuk kebutuhan hidupnya.dengan adanya materi terjadilah transaksi jual beli misalnya,dan ahirnya proses itulah yang menghidupi manusia(proses kehidupan).nah..yang kemudian mari kita memandang 3 point diatas dengan sisi lain saya menamakannya :
memandang dari segi dalam(keyakinan):
urutannya
1.Manusia (c)
2.Kehidupan (B)
3.materi (a)
kenapa demikian,berdarkan 3 point diatas (C,B,A)..manusia diawal karna pertama manusia diciptakan oleh allah diberikan akal,pancaindra sebagai mahluk ciptaan allah yang sempurna,lalu diberikan kehidupan didunia guna mengabdi kepada yang esa yaitu allah SWT,yang jadi pertannyaan kenapa materi diahir? jawabanya simple saja karja rizky,harta,jodoh semua itu sudah diatur oleh allah.semua mahlukh allah akan diberikan rizky,harta,jodoh.asal umatnya mau berusaha.karna allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang merubahnya.
nah masuk kekonsep menuju kemenangan kita perlu menjaga 5 syarat kemenangan antara lain adalah sebagai berikut:
1.WINNING vALUE ( Nilai yang membuat kita berhak untuk meraih kemenangan)
2.WINNING CONCEPT (ungul dalam konsep kehidupan)
3.WINNING SYSTEM (menang dalam system)
4.WINNING TEAM (Menag dalam kerja sama team(amaljamai)
5 WINNING GOAL (Barulah memastikan tujuan kita berhasil)
kalau disingkat syarat untuk meraih kemenangan itu adalah 5W .untuk berhak meraih kemenangan yang datang dari allah SWT.maka kita perlu nilai,konsep,sistem,tim,dan gol yang jelas.tampa adanya 5W ini atau tidak terpenuhi syarat2 nya,maka ikhtiar kita bagi datangan kemenangan sangat lemah.
Sekian
Batam,21 Februari 2009
Assalamualaikum….
Ini menjadi salah satu masalah klasik yang mewarnai realita Dakwah Kampus. Memang hal tersebut bisa dimaklumi ketika kondisi Dakwah Kampus baru dirintis.. sebab dengan keterbatasan kader, setidaknya para aktivis dituntut untuk bekerja ekstra, yang memungkinkan mereka untuk menomorduakan wilayah akademis mereka (terjadi sekitar tahun 80-90-an).. tapi kalau sekarang.. apakah harus seorang ADK memiliki IPK Dibawah Standart (satu koma..? )kita memang harus menganalisisnya….Beberapa Ikhwah senior mengatakan Bahwa “kader ADK harus menjadi sosok yang harus diatas rata-rata, untuk semua bidang yang digelutinya.. apakah itu Ibadah, Akademis, maupun dunia kerja… sebab ADK adalah manusia2 yang menjadi teladan bagi orang lain”.. haruskah seperti itu?….
Untuk soal Ibadah, saya akui bahwa sebagian besar ADK selalu berusaha memperbaiki diri.. tapi kalau kita tengok lebih jauh, terutama tentang tugasnya sebagai mahasiswa, terutama mengemban amanah orang tua… ternyata masih banyak ADK2 yang keteteran menghadapi padatnya jadwal kuliah, materi yang sulit, atau kebanyakan amanah sehingga tidak bisa membagi waktu… sesibuk itukah Dakwah Kampus, sehingga tugas dakwah yang utama (belajar, menuntut ilmu dan mengajarkannya) dilupakan? Mungkin.. tulisan ini terlihat sok Idealis, tapi wahai saudaraku… saya hanya tak ingin melihat Image ADK2 menjadi sosok yang tak lulus2.. atau menjadi sosok yang tak pernah masuk kuliah… atau yang paling parah.. menjadi sosok yang suka nitip absen ke temannya.. karena ada amanah yang mesti dijalankan.
Mungkin memang benar.. masih banyak Kader kita yang belum mampu mencintai pekerjaannya sebagai mahasiswa.. sehingga mesti menghadapi masalah seperti ini… akan tetapi, kita memang harus jernih memandangnya.. jangan karena memiliki IPK tinggi sehingga dengan mudahnya mengatakan bahwa.. “Masa.. IP tinggi aja sulit..?”.. kita juga harus memahami kondisi mereka…Kadang, kita terlalu asyik mempercantik diri dengan berbagai prestasi akademik kita, tapi sayang.. kita melupakan saudara seperjuangan kita yang ternyata.. amat sangat membutuhkan kita.. Dan saya rasa, semua ini bisa teratasi ketika silahturahim, dijadikan makanan sehari-hari.. bangun kominikasi dengan para ADK lain yang membutuhkan nasehat atau ilmu kita.. karena saya sangat yakin.. mereka memiliki ilmu yang lebih dari kita untuk kita pelajari… Semoga kita lebih bijaksana menyikapinya…
Thank’s Wassalam
batam,18 februari 2009
Tuhanpun mencintai mahluknya, Sang Nabi senantiasa mencintai umatnya. Bagaimana dengan kita ?
Sungguh, tidaklah salah jika sekarang Indonesia berada pada dekade cinta. Mulai awal tahun 2000 hingga kini, band-band yang membawakan lagu-lagu bernafaskan cinta kian digemari. Bahkan seorang Iwan Fals yang biasanya berdendang penuh kritik dan merakyat-pun ikut-ikutan ‘bermain cinta’. Maka pantas kalau judul dari sebuah film kita jadikan pertanyaan, ada apa dengan cinta?Sebelumnya terlebih dahulu kita pahami bahwasannya dalam diri manusia teranugerahkan sel-sel yang mengatur rasa kasih, rindu dan mencintai. Siapapun dia pasti memiliki getaran-getaran cinta sebesar dan sekecil apapun. Karena cinta manusia bisa menjadi lembut dan ramah. Tapi tidak sedikit pula para pejuang cinta yang berbuat nekad karena cinta.
Zaman sekarang zona-zona cinta bukan saja menjadi wilayah para pemuda. Realitanya anak SD-pun yang sudah main ‘cinta-cinta’-an. Semuanya karena bukan saja salah pergaulan tapi telah bergaul dengan kesalahan (baca: tayangan sinetron).Tantangan bagi kita tentunya bagaimana menempatkan cinta sesuai porsinya. Sehingga tidak terlalu ‘alergi’ dengan cinta atau sebaliknya tersesat mencari cinta. Namun terasa kurang pas membahas tentang cinta jika melupakan gejala-gejalanya. Mau tahu gejalanya…!
1. tidak bisa melupakan kekasih yang dicintainya. Bahkan kalau dalam keadaan tidak sadar sering ‘komat-kamit’ dengan nama kekasih.
2. Hidup terasa tanpa makna andai satu detik saja melupakan keindahan kekasih.
3. kalaupun ada, sering senyum-senyum sendiri dan berbunga-bunga membaca surat-surat cinta dari kekasih.
4. saat ia berdiskusi dalam sebuah forum sering mendominasi dengan mengutip perkataan-perkataan kekasih atau orang yang berkaitan dengan kekasih.
5. sebelum tidur biasa tersempatkan walau sedetik untuk melihat, membaca dan memeluk pernak-pernik yang berhubungan dengan kekasih lewat berbagai ekspresi.
6. biasanya banyak menuruti suruhan-suruhan manja kekasih, juga sebaliknya membenci yang tidak disukai.
7. wajahnya akan merah terbakar sambil merengut kalau ada yang menjelak-jelekkan nama kekasih, bahkan tidak jarang berakhir dengan perkelahian.
8. sekali saja kekasih memanggil untuk datang ke rumahnya, maka tidak ada kata terlambat untuk datang. Begitu romantis tanpa rasa paksaan.
9. dan masih banyak lagi…
“sudahkah kita seperti itu pada kekasih? Kalau belum berarti cinta kita dipertanyakan.”
Melihat gejala-gajalanya sungguh luar biasa dari prinsip hidup para pejuang cinta membuat hati ini merinding. Tekad, pengorbanan dan ketulusan untuk kekasih begitu kuat dan lebih punya taste. Terkadang rasa cinta bisa hinggap kepada lawan jenis, orang tua, bahkan hewan kesayangan sekalipun.
Sungguh indah…
Namun ibarat petuah-petuah orang tua dulu. Jika ingin mencari air yang jernih ambilah dari sumber mata airnya. Begitu juga dengan cinta carilah ia dari sumbernya Yang selalu mencintai para pemuja-Nya,
Allahu Rahman…
Mari kita deteksi kecintaan kepada Yang berhak dicintai, Allahu Rahim. Coba ganti kata-kata kekasih menjadi kata Allah pada 8 gejala-gejala cinta diatas. Saya yakin pasti ada perubahan paradigma. Silahkan mencoba…!!
Batam,14 februari 2009
Pertanyaan:
Bagaimana hukum merayakan hari Kasih Sayang / Valentine Day?
Jawab:
“Merayakan hari Valentine itu tidak boleh, karena:
Pertama: ia merupakan hari raya bid‘ah yang tidak ada dasar hukumnya di dalam syari‘at Islam.
Kedua: ia dapat menyebabkan hati sibuk dengan perkara-perkara rendahan seperti ini yang sangat bertentangan dengan petunjuk para salaf shalih (pendahulu kita) – semoga Allah meridhai mereka. Maka tidak halal melakukan ritual hari raya, baik dalam bentuk makan-makan, minum-minum, berpakaian, saling tukar hadiah ataupun lainnya. Hendaknya setiap muslim merasa bangga dengan agamanya, tidak menjadi orang yang tidak mempunyai pegangan dan ikut-ikutan. Semoga Allah melindungi kaum muslimin dari segala fitnah (ujian hidup), yang tampak ataupun yang tersembunyi dan semoga meliputi kita semua dengan bimbingan-Nya.”Maka adalah wajib bagi setiap orang yang mengucapkan dua kalimat syahadat untuk melaksanakan wala’ dan bara’ ( loyalitas kepada muslimin dan berlepas diri dari golongan kafir) yang merupakan dasar akidah yang dipegang oleh para salaf shalih. Yaitu mencintai orang-orang mu’min dan membenci dan menyelisihi (membedakan diri dengan) orang-orang kafir dalam ibadah dan perilaku.Di antara dampak buruk menyerupai mereka adalah: ikut mempopulerkan ritual-ritual mereka sehingga terhapuslah nilai-nilai Islam. Dampak buruk lainnya, bahwa dengan mengikuti mereka berarti memperbanyak jumlah mereka, mendukung dan mengikuti agama mereka, padahal seorang muslim dalam setiap raka’at shalatnya membaca,“Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.” (Al-Fatihah:6-7)
Bagaimana bisa ia memohon kepada Allah agar ditunjukkan kepadanya jalan orang-orang yang mukmin dan dijauhkan darinya jalan golongan mereka yang sesat dan dimurkai, namun ia sendiri malah menempuh jalan sesat itu dengan sukarela. Lain dari itu, mengekornya kaum muslimin terhadap gaya hidup mereka akan membuat mereka senang serta dapat melahirkan kecintaan dan keterikatan hati.Allah Subhannahu wa Ta’ala telah berfirman, yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (Al-Maidah:51)“Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya.” (Al-Mujadilah: 22)Ada seorang gadis mengatakan, bahwa ia tidak mengikuti keyakinan mereka, hanya saja hari Valentine tersebut secara khusus memberikan makna cinta dan suka citanya kepada orang-orang yang memperingatinya.
Saudaraku! Ini adalah suatu kelalaian, padahal sekali lagi: Perayaan ini adalah acara ritual agama lain! Hadiah yang diberikan sebagai ungkapan cinta adalah sesuatu yang baik, namun bila dikaitkan dengan pesta-pesta ritual agama lain dan tradisi-tradisi Barat, akan mengakibatkan seseorang terobsesi oleh budaya dan gaya hidup mereka.Mengadakan pesta pada hari tersebut bukanlah sesuatu yang sepele, tapi lebih mencerminkan pengadopsian nilai-nilai Barat yang tidak memandang batasan normatif dalam pergaulan antara pria dan wanita sehingga saat ini kita lihat struktur sosial mereka menjadi porak-poranda.Alhamdulillah, kita mempunyai pengganti yang jauh lebih baik dari itu semua, sehingga kita tidak perlu meniru dan menyerupai mereka. Di antaranya, bahwa dalam pandangan kita, seorang ibu mempunyai kedudukan yang agung, kita bisa mempersembahkan ketulusan dan cinta itu kepadanya dari waktu ke waktu, demikian pula untuk ayah, saudara, suami …dst, tapi hal itu tidak kita lakukan khusus pada saat yang dirayakan oleh orang-orang kafir.Semoga Allah Subhannahu wa Ta’ala senantiasa menjadikan hidup kita penuh dengan kecintaan dan kasih sayang yang tulus, yang menjadi jembatan untuk masuk ke dalam Surga yang hamparannya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.Menyampaikan Kebenaran adalah kewajiban setiap Muslim. Kesempatan kita saat ini untuk berdakwah adalah dengan menyampaikan buletin ini kepada saudara-saudara kita yang belum mengetahuinya.
Semoga Allah Ta’ala Membalas ‘Amal Ibadah Kita.
Batam,11 februari 2009
Tampa terasa hari demi hari,minggu demi minggu,bulan demi bulan,tahun demi tahun telah berlalu,perputaran waktupun seolah tiada henti mengubah kedaadan hidupku.teringat masa kanak2 dulu penuh dengan canda dan tawa disetiap kegiatan,setelah beranjak remaja dan dewasa perubahan itu pasti akan terjadi.Kehidupan dewasa tentu sungguh sangat jauh berbeda dengan kehidupan remaja,dimana kita sebagai orang dewasa harus mampu memberikan contoh teladan yang benar baik itu kepada anak2 yang usianya dibawah kita,teman dan terutama sekali kepada adik/keluarga terdekat kita.bermacam peristiwa bermacam tragedi tentu sudah banyak yang terjadi diantara kehidupan kita selama di dunia.tentu kita bertanya ada apa dibalik ini semua.sebagai mahkluk ciptaan allah swt kita tidak boleh protes tentangapa yang menimpa kita tentang appa yang terjadi dalam kehidupan kita,baik itu sedih,senang,bahkan sengsara.keyakinan kita kepada allah bukan hanya sekedar idenditas tetapi melainkan keyakinan dengan sebenar2nya yakin beriman kepada zat yang maha tunggal yaitu allah SWT..karna kita harus yakin allah tidak akan memberikan cobaan yang teramat besar kepada umat melebihi kemampuan dari umatnya itu sendiri.
untuk mengamati permasalahan2 yang terjadi dilingkungan rumah tangga,masyarakat,bahkan pemerintahan.semua masalah2 itu tidak akan ada habisnya.mulai dari permasalahan dalam rumah tangga,banyak pasangan suami istri sering bertengkar hanya dikarnakan permasalahan sepele,contoh kecilnya sang suami ringan tangan kepada sang istri hanya karna tidak memesak terjadilah KDRT,survey membuktikan banyaknya rumah tangga yang berantakan dikarnakan KDRT(kekerasan Dalam rumah Tangga).nah permasalahan yang kedua dalam lingkungan masyarakat.Kehidupan dalam masyarakat sangan penting dikarnakan manusia diciptakan sebagai mahkluk sosial yang perertiannya,manusia tidak bisa hidup sendiritampa bantuan dari orang lain.kehidupan masyarakat mempunnyai peranan penting dalam hal menciptakan kerukunan antar sesama,terutama kerukunan antar suku,dan agama.jika salah satunya terkotori maka tidak akan ada terciptanya kenyamanan dalam kehidupan masyarakat.yang selanjutnya adalah dalam pemerintahan.indonesia merupakan negara demokrasi yang mana segala aspirasi rakyat ditampung diproses yang disalurkan kembari kepada rakyat.seperti kata tersebut "Dari Rakyat Oleh Rakyat Dan Untuk Rakyat".kalau kita lihat sungguh begitu mulianya sistem indonesia.namun apa yang terjadi manusia semakin lupa siapa dirinya itu,dari mana dia berasal.
banyak peristiwa yang terjadi dipemerintahan baik itu suatu moment buah karya putra-putri indonesia yang telah mengharumkan tanah air kita,bahkan hal yang sangat memalukan pun kian terjadi dipemerintahan kita yaitu Korupsi.indonesia tercatat suatu negara yang demannya korupsi ,mau dibawa kemana bangsa ini jika moral2 pemimpin kita seperti itu.indonesia perlu perubahan dalam sektor2 yang merupakan kelemahan kita sebagai negara yang masih dikatagorikan berkembang.apalagi negara kita indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam yang indah betabur khiasan gunung hihau dan perkebunan.indonesiamembutuhkan tangan2 penerus bangsa yang mampu merubah indonesia kearah yang maju.indonesia tidak membutuhkan penerus bangsa yang cengeng mudah terbawa arus pergaulan dan cenderung dapat merusak kehidupannya sendiri.nah dari hasil penjelasan tadi mulai dari kehipuan keluarga,masyarakat,pemerintahan dapat ambil kesimpulan :dari keluarga anak didik sekolah tinggi supaya menjadi orang yang berguna dalam lingkungan masyarakat,dan diharapkan dapat menciptakan perubabahan dinegeri kita cintai ini
Bersama Bergerak tuntaskan perubahan
9 februari 2009
Krisis di berbagai bidang telah menyita energi dan kepercayaan diri pemimpin dan rakyat yang dapat mengarah pada kemunduran . Dibutuhkan keberanian berlebih dan upaya menghitung kembali kekuatan untuk bangkit. Yakinkan, Indonesia adalah bangsa yang besar, dengan sejarah panjang memperjuangkan, merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Inilah bangsa yang benar-benar memperjuangkan kemerdekaannya dari awal. menurut beberapa pengamat, hanya Indonesia dan Vietnam di Asia Tenggara yang merebut kemerdekaan dengan sempurna dari penjajah, bukan hadiah ataupun konsensus. Kemerdekaan yang sempurna inilah yang harus terus dikobarkan dan diwariskan pada setiap generasi bangsa. Luas wilayah Indonesia dengan segenap kekayaan alamnya cukup untuk memberi makan setiap jiwa yang ada di dalamnya. Bayangkan, jika peta Indonesia diletakkan di atas benua Eropa meliputi darat dan laut maka Indonesia dari timur ke barat membentang dari Georgia hingga Irlandia, dan dari utara ke selatan Moskow Rusia hingga Athena Yunani, melintasi sekitar 20 negara Eropa. Betapa besar dan kaya negeri ini. Jika kita menghitung secara kasar kekayaan alam dari atas permukaan tanah, bawah tanah, perut bumi dan lautan, sesungguhnya kita harus bersyukur dan memiliki keyakinan besar untuk bangkit dan meretaskan jalan menuju kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
Maka kita memerlukan pemimpin perubahan yang bersiap memikul tanggung jawab besar mengelola krisis menjadi potensi dan kekuatan kebangkitan. Muslim Negarawan adalah tawaran KAMMI tentang model kepemimpinan tangguh yang memiliki ciri :
Pertama, spiritual yang mendalam. Pemimpin mewakili ideologi mayoritas rakyatnya. Sehingga pengetahuan dan implementasi ajaran Islam dalam diri seorang pemimpin menjadi kekuatan yang dapat dijadikan teladan bagi rakyat. Tidak peduli bentuk negara yang dijalankan, bahkan yang paling liberal sekalipun, agama tetap menjadi barometer moral untuk menjadi pemimpin. Umumnya negara-negara Eropa dan Amerika masih menerapkan hal ini dalam memilih pemimpinnya. Republik Indonesia juga harus dipimpin oleh seorang muslim negarawan yang inklusif dan berjanji membangun negeri bersama seluruh komponen bangsa. Agama tidak dijadikan sebagai pelengkap predikat untuk meraih kekuasaan. Tapi menjadi spirit perbaikan dan pembangunan masyarakat madani yang toleran dan demokratis.Kedua, idealis dan konsisten. Syarat penting meraih kepemimpinan adalah konsistensi pada idealisme dan garis perjuangan yang senantiasa berpihak pada rakyat. Idealis dan konsisten tercermin sebagai kredibilitas moral seorang pemimpin yang terus diperhatikan publik. Inilah yang kemudian menjadi penilaian rakyat sebelum menjatuhkan pilihan pada calon pemimpinnya. Ketiga, ilmu yang luas dan pemikiran yang mapan. Pemimpin harus lebih dari rakyatnya pada sisi intelektualitas dan wawasan. Intelektualitas dapat dinilai dari kualifikasi akademis dan kepakarannya, serta perhatiannya terhadap satu masalah secara mendalam, misalnya ekonomi, teknologi, pendidikan, kesehatan dan lainnya. Sedangkan wawasan yang luas menuntut pemimpin harus generalis, memahami berbagai hal untuk mengambil keputusan dan tindakan.Keempat, terlibat langsung dalam pemecahan masalah umat dan bangsa. Setiap pemimpin akan dinilai track record-nya dalam pemecahan masalah di setiap level kepemimpinannya. Pemimpin puncak harus mengambil keputusan setiap saat dengan berbagai variasi masalah yang melatarinya, dan hampir semuanya pelik dan dilemmatis. Karena itu seorang pemimpin harus berpengalaman dalam banyak model pengambilan keputusan, percaya diri, berkarakter dan berani. Kelima, menjadi perekat berbagai komponen demi kemajuan bangsa. Kapasitas diplomasi dan jaringan harus teruji bagi setiap pemimpin dan calon pemimpin. Pemimpin adalah refresentasi satu atau beberapa kelompok yang sekaligus harus mengelola berbagai kelompok masyarakat dengan perspektif yang beragam. Dia harus menguasai nilai budaya lokal dan global, namun juga memiliki fleksibilitas dan kecerdasan dalam memimpin.
Kelima hal tersebut tidak boleh berhenti pada konsep yang idealis, haruslah membumi dalam langkah-langkah nyata secara menyeluruh yang mendorong multiplier effect kemajuan. Kita membutuhkan skenario masa depan Indonesia yang berangkat dari ide besar, pelaku perubahan, kesamaan visi, dan sumber daya. Blueprint itu harus dirangkai secara sistematis dan dapat direalisasikan. Pemimpin perubahan harus berani membangun strategi opensif dengan menyusun peta dunia baru yang dicita-citakan menuju tatanan dunia yang diinginkan, lebih beradab. Jika hal ini bisa dikerjakan dalam rangkaian sistematis untuk tujuan kebaikan bersama, maka akan menuai hasil yang gemilang . Penjagaan nilai dan moral kebangsaan bisa menjadi garis utama agar terbebas dari berbagai anasir negatif. Selanjutnya meningkatkan kualitas demokrasi dan penguatan sistem sebagai sarana menjaga tatanan bangsa, dan kesediaan membangun kesejahteraan ekonomi bersama untuk rakyat dan generasi masa depan. Pemimpin harus berpikir jangka panjang dan menentukan prioritas pembangunan yang mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakatnya. Ketersediaan pangan, kesehatan, pendidikan dan lapangan kerja adalah top priority bagi setiap keluarga. Setiap kepala rumah tangga akan merasa memiliki kemuliaan (dignity) jika berhasil menyediakan makanan terbaik, kualitas hidup sehat, dan pendidikan setinggi-tingginya bagi keluarganya, yang bisa dia lakukan jika memiliki pekerjaan dengan penghasilan yang cukup. Pemimpin harus mendalami masalah mikro ini karena akumulasinya akan mendorong keseimbangan makro, selanjutnya menghasilkan siklus produktivitas (productivity cycle) yang positif.Penyediaan infrastruktur yang memadai akan mendorong mengalirnya investasi, sehingga tersedia lapangan kerja yang menjanjikan dengan produktivitas tinggi yang memberi harapan bagi jaminan hidup pekerja dan menguntungkan pengusaha, efeknya akan meningkatkan penerimaan pemerintah yang selanjutnya digunakan untuk mengembangkan infrastruktur kembali. Manpower juga menjadi prioritas utama dalam pengembangannya, bayangkan jika semua orang sehat dan berpendidikan, tentulah akan mendorong peningkatan kualitas hidup dan pertumbuhan ekonomi yang sehat secara agregat akan terjadi. Maka perlu keterlibatan pemimpin pada sisi kebijakan swasembada pangan, kesehatan terjangkau dan pendidikan dasar bagi seluruh anak usia sekolah. Karenanya kebijakan ekonomi tidak layak menerima mentah-mentah konsep kapitalis liberal, perlu mempertimbangkan faktor sosiologis dan situasi kebangsaan.
Penyediaan energi dan konservasi lingkungan hidup memerlukan kebijakan dan kearifan agar keberlangsungan hidup setiap makhluk di negeri ini dapat terus diwariskan pada generasi berikutnya dengan lebih baik. Kita bisa menjaga produksi migas dan tambang non-migas dengan manajemen yang transparan dan memberikan kesejahteraan sepenuhnya untuk rakyat. Menjaga konservasi lingkungan hidup agar ramah terhadap masyarakat tanpa bencana tahunan, dan kita mewariskan kekayaan alam dan lingkungan yang terjaga untuk generasi berikut. Tugas besar pemimpin dan setiap manusia di bumi ini adalah menyediakan kehidupan bagi generasi berikutnya.Pengembangan sains dan teknologi akan mendorong penemuan baru yang memicu kemajuan peradaban, mengangkat derajat umat manusia dan meningkatkan harkat kemanusiaan keseluruhan. Penghargaan terhadap penemuan baru yang bermanfaat bagi masyarakat, serta kepemilikan atas produk dalam negeri yang dihargai di dunia internasional. Indonesia tidak dapat dikenal dunia hanya pada kelebihan jumlah penduduk dan sebagai sasaran eksplorasi sumber daya, tetapi lebih pada produk knowledge apa yang menjadi brand dan made in Indonesia. Kebijakan internasional di tengah arus global yang borderless harus mencerminkan sikap yang terhormat dan disegani bangsa-bangsa lain. Tidak ada bangsa lain yang berani mengintervensi bangsa ini kecuali pemimpinnya menyediakan diri untuk itu. Indonesia tidak boleh berhenti dengan posisi bebas aktif dan non-blok saja, harus menjelaskan positioning baru di kancah dunia bahkan menggambarkan tatanan dunia baru yang diinginkan. Memilih partner dan kelompok negara-negara mana yang diinginkan, bahkan memiliki rancangan masa depan dunia yang dicita-citakan. Seiring waktu konsep nasionalisme dan internasionalisme makin berkembang dan membuat definisinya sendiri.
Suatu negara bisa memilih warga negara yang diinginkan, sebaliknya seorang bisa memilih kewarganegaraan mana yang dinginkan. Semua berdasarkan uang, negara menginginkan warga yang kaya dan teratur, manusia menginginkan kebebasan dan fasilitas. Maka memposisikan semangat nasionalisme sekedar dalam perspektif cinta tanah air dan bangsa tidak cukup, hal ini akan terus mengalami pergeseran makna, bahkan mendorong redefinisi tentang konsep nasionalisme baru. Perubahan perspektif masyarakat dunia seperti ini harus dijawab dan menghasilkan kebijakan tepat yang mampu melingkupinya.Banyak hal yang harus dijawab oleh siapapun pemimpin bangsa ini, dan siapapun yang berpikir dan bekerja di dalamnya. Kita membutuhkan breakthrough untuk meretaskan jalan menuju kejayaan Indonesia. Meskipun kita harus membayar mahal setiap kesempurnaan perjuangan,. Berhenti di satu tikungan pemilihan umum untuk selanjutnya merancang strategi dan bekerja membangkitkan Indonesia,
Batam 8 februari 2009
Visi KAMMI
KAMMI adalah wadah perjuangan permanen yang akan melahirkan kader-kader pemimpin dalam upaya mewujudkan bangsa dan negara Indonesia yang Islami
Misi KAMMI
a. Membina keIslaman, keimanan, dan ketaqwaan mahasiswa muslim Indonesia.
b. Menggali, mengembangkan, dan memantapkan potensi dakwah, intelektual, sosial, dan politik mahasiswa.
c. Memelopori dan memelihara komunikasi, solidaritas, dan kerjasama mahasiswa Indonesia dalam menyelesaikan permasalahan bangsa dan negara.
d. Mencerahkan dan meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang rabbani, madani, adil, dan sejahtera.
e. Mengembangkan kerjasama antar elemen bangsa dan negara dengan semangat membawa kebaikan, menyebar manfaat, dan mencegah kemungkaran (amar ma`ruf nahi munkar).
Prinsip Gerakan KAMMI
a. Kemenangan Islam adalah jiwa perjuangan KAMMI
b. Kebathilan adalah musuh abadi KAMMI
c. Solusi Islam adalah tawaran perjuangan KAMMI
d. Perbaikan adalah tradisi perjungan KAMMI
e. Kepemimpinan umat adalah strategi perjuangan KAMMI
f. Persaudaraan adalah watak muamalah KAMMI
Unsur-unsur Perjuangan KAMMI
Agar dakwah dapat tumbuh berkelanjutan secara seimbang, tetap berada pada orientasi yang benar, mampu mengelola amanah dan masalah, dan terus memiliki kekuatan untuk mewujudkan tujuan-tujuannya, maka KAMMI menyusun dirinya di atas unsur-unsur sebagai berikut :
1. bina al-qo’idah al-ijtima’iyah (membangun basis sosial), yaitu membangun lapisan masyarakat yang simpati dan mendukung perjuangan KAMMI yang meliputi masyarakat umum, mahasiswa, organisasi dan lembaga swadaya masyarakat, pers, tokoh, dan lain sebagainya.
2. bina al-qo’idah al-harokiyah (membangun basis operasional), yaitu membangun lapisan kader KAMMI yang bergerak di tengah-tengah masyarakat untuk merealisasikan dan mengeksekusi tugas-tugas da’wah yang telah digariskan KAMMI.
3. bina al-qo’idah al- fikriyah (membangun basis konsep), yaitu membangun kader pemimpin yang mampu menjadi teladan masyarakat, memiliki kualifikasi keilmuan yang tinggi sesuai bidangnya, yang menjadi guru bagi gerakan, mengislamisasikan ilmu pengetahuan pada bidangnya, dan memelopori penerapan solusi Islam terhadap berbagai segi kehidupan manusia.
4. bina’ al-qo’idah al-siyasiyah (membangun basis kebijakan), yaitu membangun kader ideolog, pemimpin gerakan yang menentukan arah gerak dakwah KAMMI, berdasarkan situasi dan kondisi yang berkembang.
Keempat unsur tersebut merupakan piramida yang seimbang, harmonis dan kokoh, yang menjamin keberlangsungan gerakan KAMMI.
Batam,6 februari 2009
Meski disadari, momentum reformasi ternyata belum cukup membawa perubahan keseluruhan. Kegamangan terasa dengan keinginan sebagian rakyat kembali ke masa lalu, yang lebih punya harapan kesejahteraan meski hilangnya kebebasan berpendapat. Krisis pangan menjadi indikator pertama bagi ketidakberhasilan orde reformasi memberi kebutuhan mendasar bagi rakyat. Beberapa kali pemerintah melalui harus mengimpor beras dari Vietnam dan Thailand untuk menutupi defisit persediaan pangan. Beberapa kasus kelaparan dan kekurangan pangan di berbagai daerah, program beras miskin (raskin) dianggap belum cukup dan realisasinya yang banyak kebocoran.Begitu pula krisis energi yang ironis, betapa sebuah bangsa yang menyimpan kekayaan energi yang besar dalam perut buminya gagal menyediakan energi yang cukup dan terjangkau bagi rakyatnya. Mengekspor minyak mentah dan mengimpor minyak bahan bakar jadi adalah logika pragmatis jangka pendek ekonomi, jika mengucurkan anggaran dan mendorong investasi untuk membangun kilang minyak sendiri sehingga melipatgandakan nilai tambah (value added) maka kita tidak akan panik setiap kenaikan harga minyak dunia. Beberapa kali harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dinaikkan di era reformasi, sejak pemerintahan Gus Dur, Megawati, hingga Yudhoyono. Alasan penyesuaian harga dunia bisa saja masuk akal, namun bagaimana dengan laporan investigasi beberapa media yang menilai adanya kebocoran biaya produksi, kesalahan manajemen, korupsi serta mafia minyak. Rakyat berteriak perlunya membongkar mafia minyak, peningkatan nilai tambah dan kapasitas, serta penghematan biaya produksi..Kita juga dihadapkan pada krisis keuangan yang terus berlangsung dan menggerus cadangan devisa negeri ini. Malapetaka kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) telah membuka tabir penyelewengan besar-besaran uang negara, bahkan kasus ini disebut-sebut sebagai tragedi dunia perbankan terbesar abad ini, merujuk pada nilainya yang mencapai ratusan trilyun rupiah.Setiap tahun pemerintah harus menganggarkan sekitar 60 Trilyun rupiah dari APBN untuk membayar bunga obligasi rekapitulasi BLBI, dapat kita bayang kesejahteraan rakyat akan terwujud dengan pengelolaan dana sebesar itu.Solusi krisis keuangan tidak harus dengan mengemplang utang luar negeri, tetapi dapat dengan melakukan renegosiasi pembayaran bunga utang luar negeri secara bertahap, memperluas partisipasi pembayaran pajak progresif, penghematan anggaran dan penyerapan tanpa kebocoran, dan menghentikan pembayaran bunga obligasi rekapitulasi BLBI. Situasi finansial dunia juga memberi pengaruh besar, krisis finansial di Amerika Serikat secara nyata memicu goyahnya perekonomian dalam negeri.Krisis ini dianggap sebagai hantaman terbesar pasca resesi ekonomi AS 1920an (The Great Depression). Kini hampir setiap negara harus merevisi asumsi anggarannya yang diperkirakan defisit.Krisis infrasruktur juga tengah mengancam negeri ini. Kerusakan infrastruktur dan pemukiman penduduk karena faktor alam akibat tsunami Aceh dan Nias, Gempa Yogya dan Tsunami pantai selatan Jawa, serta bencana yang kerap menimpa di berbagai daerah.
Juga karena faktor usia menyebabkan banyak sekali gedung sekolah yang rusak, jembatan yang runtuh serta fasilitas umum lainnya yang tidak layak guna. Sangat disayangkan ketika justru pada era reformasi terjadi perlambatan pembangunan infrastruktur. Hal ini ditingkahi pula oleh manajemen aparatur penyelenggara negara yang lemah dan terindikasi sarat korupsi, kolusi dan nepotisme, kebocoran anggaran yang mencapai 40 persen setiap tahunnya membuat perlambatan pembangunan semakin tampak. Impian kapitalisme tentang trickle down effect sepertinya semakin jauh. Krisis fiskal dan moneter juga terjadi, bukan saja karena Indonesia menerima sepenuhnya konsep kapitalis liberal dalam sistem ekonominya. Tetapi juga karena regulasi yang tidak terealisasi dengan baik. Keseimbangan makro ekonomi selalu dilalui dengan mengucurkan ratusan milyar rupiah sebagai bantalannya, misalnya untuk mempertahankan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing. Secara umum ekonomi menjadi masalah utama untuk meretas kebangkitan. Masalah kunci ekonomi terakumulasi dalam perangkap utang (debt trap), rendahnya nilai tambah produk, korupsi, nilai tukar rupiah yang labil, pengangguran dan kemiskinan, dimana masalah-masalah tersebut menyebabkan daya saing ekonomi rendah yang memicu kelesuan dan melambatnya pertumbuhan ekonomi.
Batam,5 februari 2009
Kita sebagai makhluk ciptaan allah SWT tentu kita sadar berapa besar nikmat dah karunia yang allah SWT telah berikan kepada kita,seberapa besar dosa yang telah kita perbuat,seberapa hina tingkah laku yang pernah kita lakukan.namun tetap kita diberikan kesempatan untuk dapat merasakan nikmatnya allah SWT.dalam hal itu juga setelah sangat besar nikmat yang diberikan oleh allah SWT kita selaku hamba allah harus memiliki kepribadian layaknya seorang muslim yang taat kepada penguasa yang esa yaitu allah SWT.Kepribadian menurut Dr. Ibrahim Anis (1972) dalam kitab Al Mu'jam Al Wasith (hal 475) diartikan secara bahasa: "shifaatun tumayyizu al-syakhsha min ghairihi" (sifat atau karakter yang membedakan seseorang dengan yang lainnya).Beberapa ayat al-Qur’an dan al-Hadits yang menjadi landasan utama bagi para psikolog Islam telah memberikan informasi tentang telah dimulainya kehidupan manusia sejak janin berada dalam kandungan ibunya. Mujib dan Muzakir, berpendapat bahwa sejumlah ayat dan hadits secara tidak langsung telah disebutkan bahwa selama periode prenatal individu tidak hanya mengalami perkembangan fisik melainkan sekaligus mengalami perkembangan psikologi.dengan kita sebagai mahkluk ciptaan allah SWT,mempunnyai perbedaan antara satu dengan yang lain ada yang marah,pendiam,ada yang cantik,ada yang jelek kita ambil suatua anugrah dari itu semua adalah dengan menyakini semua kebesaran allah SWT.Tinggi rendah identitas atau jati diri seseorang tergantung dari kemampuan berpikirnya dan tingkah laku atau aktivitas hidupnya. Secara nyata bisa kita amati di sekeliling kita. Dalam suatu lingkungan masyarakat, bangsa atau negara muncul orang-orang tertentu yang menjadi pemimpin dan penggerak massa. Mereka mempunyai kelebihan-kelebihan tertentu dalam bidang pemikiran dan pemecahan problema masyarakat. Pemikiran yang mereka lontarkan berkembang, diterima dan menggerakkan tiap-tiap pribadi yang mengikutinya. Aktivitas dan program-programnya mempengaruhi aktivitas kehidupan orang banyak. Orang-orang seperti ini tidak selalu dari kalangan bangsawan atau memiliki harta kekayaan yang berlimpah. Mahatma Gandhi misalnya, mampu menggerakkan bangsa India dengan kesederhanaannya. Thalut, memimpin Bani Israil untuk membebaskan diri dari kezhaliman bangsa penjajah, tanpa mempunyai kekayaan. Nilai Aktivitas Suatu perbuatan yang dilakukan seseorang tidak lain adalah merupakan pemuasan terhadap kebutuhan-kebutuhannya. Dia lapar, maka dia butuh makan. Oleh karena itu, dia berusaha untuk mendapatkan makanan. Kebutuhan orang tidak hanya makan, minum atau buang hajat. Dia perlu juga menjaga kelestarian keturunannya, maka di menikah dan mempunyai anak. Dia butuh mempertahankan eksistensinya, maka dia berusaha mempunyai rumah, mempunyai kendaraan, mempunyai jabatan. Dan dia berusaha menjaga gengsi atau martabatnya
KALAU SATU BANGSA TIDAK MEMPUNNYAI KEPRIBADIAN NASIONAL,
TIDAK MEMPUNNYAI JIWA NASIONAL,
TIDAK MEMPUNNYAI SEMANGAT NASIONAL,
IDAK MEMPUNNYAI SEMANGAT NASIONAL,
BANGSA ITU TIDAK AKAN BANGKIT KEMBALI SEBAGAI BANGSA YANG SEJAHTERA
(soekarno)
Batam,3 febuari 2009
Menjelang Pemilihan Umum 2009, rakyat disibukkan dengan kampanye dan mencari pemimpin yang tepat untuk Indonesia 2009 – 2014. Setidaknya 38 Partai Politik siap beradu strategi merebut hati rakyat memenangkan kursi legislatif. Belasan kandidat presiden sudah mendeklarasikan kesiapan memimpin bangsa di 2009,dan ratusan bahkan ribuan para calon Dewan2 yang tersebar di beberapa wilayah indonesia,baik dari kalangan purnawirawan Jenderal, independen, partai politik, tokoh ormas dan kaum muda. Sebuah prestasi bangsa ini jika masih menemukan orang-orang yang siap dan berani mengambil tanggung jawab besar menjadi pemimpin.Sebagai bangsa yang besar, kita dihadapkan pada masalah yang begitu besar pula, pemimpin yang berpikir dan berjiwa besar yang dibutuhkan untuk menjalankan Indonesia menuju kejayaan dan kemakmuran. Dia yang mencari alur dan meretaskan jalan, menyelaraskan berbagai kepentingan menjadi kepentingan bangsa, yang memberdayakan setiap kekuatan kelompok menjadi kekuatan bersama. Dia yang punya karakter dan keberanian, kepercayaan diri dan keyakinan, dan dia yang memiliki kapasitas dan memiliki pemahaman mendalam atas problema bangsa ini.selain itu juga para pemimpin kita kelak harus benar2 bisa memperjuangkan hak2 rakyat,peduli akan rakyat kecil,dan propesional dalam menyelesaikan permasalahan2 rakyat.dan juga tentunya harus bersih yang namanya musuh Negara kita yaitu KKN.(korupsi)..
saya ada pertanyaan jawab ya dan berikan comentar shoutmix chat
1.pada 2009 ini pemimpin seperti apa yang anda inginkan,yang bisa memperjuangkan hak2 rakyat,yang tidak hanya duduk diam di dewan?
A.) pemimpin Yang kaya raya
B.) jujur
C.) banyak janjinya
D.) tukang tipu atau korupsi
E.) Bersih peduli dan Profesional tentunya jujur
Berikan jawaban anda,karna jawaban anda pasti sesuai dengan hati anda untuk membangun indonesia kearah yang lebih baik.


